Evaluasi Uji Adaptif Varietas Padi di Kota Salatiga
Salatiga - Kegiatan ini melibatkan 30 orang perwakilan kelompok tani dari empat kecamatan Kota Salatiga yaitu Argomulyo, Sidorejo, Sidomukti, dan Tingkir. Tujuannya untuk menemukan varietas padi mana yang paling cocok (adaptif) dengan agroklimat atau kondisi lahan spesifik di Kota Salatiga. Lima varietas ditanam pada Juli-Agustus 2025, yaitu, Inpari 32 (sebagai kontrol), Inpari 48, Inpari 49, Inpari 50 dan Pajajaran.
Saat evaluasi berlangsung, varietas Inpari 48, 49, dan 50 sudah menjelang panen, sementara Inpari 32 dan Pajajaran masih membutuhkan waktu sekitar 2 minggu lagi. Dilakukan pengambilan sampel ubinan sementara (2,5 m x 2,5 m) bersama penyuluh dan petani dengan hasil :
Inpari 48: 5,0 kg (dari 99 rumpun)
Inpari 49: 4,45 kg (dari 99 rumpun)
Inpari 50: 5,35 kg (dari 108 rumpun)
Hadir sebagai narasumber, BRMP Jawa Tengah, Sri Murtiati, S.P., M.Si., menekankan pentingnya data ketahanan hama dan penyakit untuk rekomendasi VUB (Varietas Unggul Baru). Beliau juga memberikan "resep" pemupukan untuk luasan 1 hektare di Salatiga, yakni : Pupuk Organik: 1 ton, Nitrea: 150 kg, Phonska Plus: 100 kg dan penanaman dengan sistem Tanam: Jajar Legowo 4:1
Kegiatan ini juga dihadiri oleh Kabid SDP, Sri Hartati dan POPT Zaky. Para petani sangat mendukung kegiatan ini agar mendapatkan benih yang benar-benar spesifik lokasi dan hasil panen yang maksimal.